Anjing bisa mengalami berbagai masalah kesehatan, seperti alergi, penyakit ginjal, penyakit jantung, diabetes, hingga komplikasi serius yang bahkan bisa berujung kematian. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan makan yang tidak baik, misalnya memakan makanan kaleng, camilan, atau makanan manusia alih-alih makanan khusus anjing. Karena makanan anjing sudah diformulasikan secara ilmiah agar memenuhi kebutuhan nutrisi mereka, penting untuk memilih makanan yang sesuai dengan tipe tubuh dan hanya memberikan makanan yang sudah ditentukan.

Sering kali, kebiasaan makan yang buruk pada anjing bukan karena kesalahan mereka sendiri, melainkan karena kebiasaan pemilik yang kurang tepat, seperti terlalu sering memberikan camilan tanpa alasan yang jelas.

1. Anjing tiba-tiba tidak mau makan

Jika anjing Anda tiba-tiba menolak makanan yang biasanya mereka makan dengan baik tanpa alasan yang jelas, kemungkinan besar ada sesuatu yang terjadi. Dalam banyak kasus, ini bisa disebabkan oleh anjing yang menelan benda asing atau mengalami gangguan pencernaan setelah memakan makanan manusia. Jika ini terjadi, sebaiknya segera periksakan ke dokter hewan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Namun, jika setelah pemeriksaan tidak ditemukan masalah kesehatan, Anda bisa mencoba memperbaiki kebiasaannya dengan membatasi camilan dan memastikan anjing hanya makan makanan utamanya. Jika Anda terus memberikan makanan favoritnya atau makanan manusia setiap kali mereka menolak makanan anjing, kebiasaan buruk ini justru bisa semakin parah.

2. Tidak mau makan makanan anjing setelah sakit

Saat anjing sakit, wajar jika pemilik merasa kasihan dan memberikan bubur daging atau camilan favorit mereka agar lebih mudah makan. Namun, jika kebiasaan ini terus dilakukan, anjing bisa menjadi manja dan enggan kembali ke makanan anjing. Dalam kasus yang lebih parah, mereka bahkan bisa menolak makan sama sekali kecuali disuapi langsung oleh pemiliknya.

Jika anjing terbiasa mendapatkan makanan spesial setiap kali menolak makanan anjing, akan sulit mengembalikan kebiasaannya makan dengan normal. Untuk mengatasinya, pemilik harus lebih tegas dengan hanya memberikan makanan anjing dan tidak menawarkan makanan lain untuk sementara waktu agar mereka kembali terbiasa.

3. Anjing hanya mau cemilan dan menolak makanan anjing

Jika Anda terlalu sering memberikan camilan, terutama yang berbahan daging, anjing bisa jadi menolak makanan anjingnya. Ini karena camilan daging membuat mereka merasa kenyang lebih lama dibandingkan makanan anjing biasa.

Untuk mengatasi hal ini, hentikan pemberian camilan sepenuhnya. Jika anjing merasa lapar, mereka akan makan makanan anjing yang tersedia. Metode feeding time terbatas bisa digunakan untuk memperbaiki kebiasaan ini, yaitu dengan memberi makan dua kali sehari, misalnya pagi dan malam, dengan selang waktu 10–12 jam.

Jika dalam 3–5 menit anjing masih tidak mau makan, segera angkat dan bersihkan makanannya tanpa memberikan alternatif lain. Dengan cara ini, mereka akan belajar bahwa satu-satunya pilihan adalah makanan anjing, bukan camilan.