Seberapa sering anjing Anda menggonggong? Menggonggong adalah bagian yang dapat dengan mudah diperbaiki jika anak anjing dididik dan disosialisasikan dengan baik. Banyak gonggongan terjadi karena kesalahan dalam menilai situasi, seperti waspada berlebihan, kurangnya keterampilan sosial, atau merasa terancam untuk mendapatkan sesuatu karena kurangnya kesabaran.
1. Menggonggong yang diperlukan
Ketika anjing merengek atau menggonggong, jika kebutuhannya segera dipenuhi, perilaku menggonggong akan menjadi kebiasaan. Dalam kasus ini, sebaiknya jangan menatap mata anjing dan tetap bersikap acuh tak acuh.
2. Menggonggong karna waspada
Ini adalah gonggongan yang muncul ketika anjing yang kurang bersosialisasi menjadi lebih waspada. Anjing yang terbiasa dengan berbagai rangsangan, seperti berbagai suara, orang lain, anjing lain, dan lingkungan yang asing, tidak akan menunjukkan perilaku menggonggong karena waspada.
Sejak usia dini, anak anjing perlu dibiasakan dengan berbagai suara agar ketika mendengar suara yang tidak dikenal, mereka tidak mudah menggonggong. Pada dasarnya, anjing menggonggong karena mereka menganggap orang asing atau anjing lain sedang menyerang wilayah mereka, sehingga sebagian besar gonggongan bersifat waspada.
Selain itu, menggonggong karena waspada dapat disertai dengan agresi, yang dapat menciptakan situasi berbahaya bagi orang lain atau anjing lain. Ketika gonggongan seperti ini muncul, pemilik harus bersikap tegas dalam mengendalikannya. Jika anjing merasa memiliki peringkat lebih tinggi daripada pemiliknya, ia bisa menunjukkan reaksi yang sensitif dan agresif, yang disebut sindrom alfa. Jika Anda mencurigai adanya sindrom alfa, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan.
Selain itu, tergantung pada kecemasan akan perpisahan, anjing dapat melolong atau menggonggong. Jika pelatihan untuk mengembangkan kemandirian diberikan sejak kecil, ekspresi kecemasan akan berkurang, bahkan ketika mereka jauh dari pemiliknya atau sendirian.

Dog Food
Dog And Cat Soup
Cat Treats
Dog Treats